TERKINI
NEWS

Ini Hasil Riset Tim Independen Terkait Pemilu di Aceh Tengah

Responden bekerja sebagai tani/nelayan berjumlah 56%. Sisanya 44 persen, yaitu 19% di antaranya bekerja sebagai pedagang/wiraswasta, 14% pelajar/mahasiswa, dan 11% dari kalangan PNS/honorer/tenaga kontrak.

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 980×

TAKENGON – Tim independen memublikasi hasil riset dan pemetaan tingkat partisipasi masyarakat Aceh Tengah dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2014. Publikasi itu dilaksanakan di Hotel Penemas, Takengon, Selasa, 20 Oktober 2015

Tim independen itu terdiri dari Dr. Edy Putra Kelana, M.Si., M.Pd., sebagai ketua tim, dan Zulfikar Fiqri, M.Si., Abidah, M.Pd., Alfin Fajri, S.P., anggota tim.

Riset itu dilakukan sejak April hingga Juli 2015 yang mengambil sampel di enam kecamatan meliputi Bebesen, Lut Tawar, Pegasing, Silih Nara, Linge dan Jagong Jeget. Riset tersebut didanai pihak KIP Aceh Tengah. 

Edy Putra Kelana menjelaskan, hasil survei membuktikan bahwa tingkat pemilih lebih banyak berjenjang pendidikan SMA/sederajat dengan angka 45%. Pemilih tamat SMP 17% dan SD 13%. Sedangkan pemilih berpendidikan S-2 sampai S-3 berjumlah 4%. Jenjang pendidikan pemilih tingkat D-1 sampai S-1 berjumlah 17%, dan 4% pemilih tidak mengeyam pendidikan.

Para responden bekerja sebagai petani/nelayan berjumlah 56%. Sisanya 44 persen, yaitu 19% di antaranya bekerja sebagai pedagang/wiraswasta, 14% pelajar/mahasiswa, dan 11% dari kalangan PNS/honorer/tenaga kontrak.

“Daftar Pemilih Tetap atau DPT Aceh Tengah 128.674, dari jumlah itu hanya 4% saja data golput. Ini menunjukkan antusias masyarakat dalam Pemilu,” kata Edy Putra Kelana.

Sementara itu, Ketua KIP Aceh Tengah Marwansyah, S.H.I., mengatakan, pihaknya menyambut baik hasil riset tersebut. “Hasil riset itu kita jadikan acuan dalam Pemilu di Aceh Tengah nantinya,” ujar dia.

Sekretaris KIP Aceh Tengah M. Sofian menambahkan, riset itu dilakukan 90 hari yang melibatkan pihak akademisi, dan tanpa campur tangan dari kalangan manapun. “Ini murni hasil riset yang independen,” katanya.[]

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar