BENER MERIAH – Menjadi wanita karir sekaligus ibu rumah tangga bukanlah perkara yang mudah. Membagi peran antara pekerjaan dan keluarga tentunya membutuhkan tanggung jawab dan tenaga ekstra. Namun, bukan berarti keduanya tidak bisa seiring sejalan.

Hal itu dibuktikan Fitriani, 34 tahun, ibu empat anak asal Desa Kebun Baru, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Selain sebagai ibu rumah tangga, ia juga berprofesi sebagai Bidan PTT di desa tempat tinggalnya.  Bahkan, ia terpilih sebagai Bidan Teladan Provinsi Aceh 2017.

“Dalam hati kecil saya, terkadang juga terlintas pertanyaan, bagaimana bisa mengurus suami dan empat anak, ditambah pekerjaan saya sebagai bidan desa. Alhamdulillah, Allah selalu memberi kesehatan untuk saya sehingga bisa menjalankan keduanya,” ujar Fitriani dihubungi portalsatu.com, Senin, 14 Agustus 2017.

Fitriani mengatakan, selama ini ia selalu berusaha mengutamakan kepentingan masyarakat. Di sisi lain, ia juga terus berusaha menjadi istri yang baik bagi suaminya, serta ibu yang perhatian kepada empat anaknya.

“Saya berusaha membagi waktu agar keduanya berjalan seimbang. Soal ibu Bhayangkari, itu tidak terlalu repot. Karena dalam sebulan palingan ada kegiatan hanya satu atau dua hari saja,” ucap istri polisi ini.

Meski bekerja sebagai wanita karir, Fitriani tetap melakukan semua pekerjaan rumah sendiri, tanpa bantuan asisten rumah tangga. Mulai dari memasak, menyetrika pakaian, mencuci, bersih-bersih rumah hingga mengurus anak.

“Yang paling membanggakan itu, semua pekerjaan rumah saya kerjakan sendiri. Alhamdulillah, suami dan anak-anak mendukung apa yang saya lakukan. Tanpa dukungan mereka, saya tidak bisa menjadi seperti ini. Jika dilakukan dengan hati ikhlas, semua pekerjaan akan terasa ringan. Untungnya jarak rumah ke lokasi kerja cukup dekat, hanya lima menit naik sepeda motor,” ujar Fitriani.[]