TAKENGON – Ketua Dewan Pimpimnan Daerah Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) Aceh Hj. Ismaniar, S.E., menutup rangkaian  kegiatan pelatihan membuat kue tradisional yang digelar oleh masing-masing Cabang Ikaboga Aceh Tengah dan Bener Meriah yang berlangsung mulai 7-11 November 2015.

Ismaniar yang juga anggota DPR Aceh tersebut mangatakan apabila potensi kue dan masakan tradisional di Aceh ini akan dibukukan untuk disebarluaskan kepada sekolah-sekolah yang ada di seluruh Aceh, karena generasi muda harus mengetahui makanan peninggalan nenek moyangnya sendiri.

“Nanti masing-masing daerah akan mengkumpulkan bahan-bahannya untuk dibukukan. Jangan sampai genarasi muda di Aceh tidak mengetahui lagi makanan khas daerahnya,” kata Ismaniar saat menutup pelatihan di Coffee Bayaqmi, Jalan Datu Beru, Aceh Tengah, Rabu  11 November 2015.

Pelatihan membuat kue tradisional diberikan untuk peserta dari kalangan pelaku bisnis masakan dan ahli masakan daerah, dan mereka diberikan sertifikat Ikaboga sebagai pertanggungjawaban komitmen mengembangkan masakan tradisional.

“Semangat pelatihan ini sangat luar biasa dan harus kita pertahankan supaya khasanah masakan daerah ke depan dapat menjawan tantangan jaman,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Kegiatan pelatihan atas kerjasama Ikaboga Aceh dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh juga dilakukan dibeberapa daerah di Aceh, dan pada selasa 10 November 2015 kemarin, Ismaniar juga  menutup kegiatan serupa di Kabupaten Bireuen.[]