SIGLI – Hujan deras terjadi sejak Rabu (14/10) sore hingga Kamis (15/10/2015) pagi di daerah pegunungan Kecamatan Tangse mengakibat dua irigasi, abutmen jembatan jebol dan puluhan hektare padi baru di tanam di areal persawahan terendam.

Irigasi yang jebol terdapat pada di dua titik pertama di Gampong Blang Pandak dan kedua Gampong Blang Dhot. Keduanya merupakan irigasi vital untuk mengaliri ke persawahan di Tangse.

Kemudian areal persawahan terendam di Dusun Blang Rimeeh Gampong Pulo Seunong, Kecamatan Tangse. Luapan air berasal dari meluapnya sungai Alue Gapu di Dusun Blang Rimeeh, Gampong Pulo Seunong, Tangse.

“Sampai kini masyarakat Tangse kian was-was karena kondisi air sungai sudah tinggi,” kata Camat Tangse, Jakfar kepada Serambinews.com.

Namun begitu, belum ada rumah penduduk dilanda genangan air namun jebol irigasi di dua titik tadi mengakibatkan air ke persawahan terganggu. Hal ini bisa merusak tanaman padi baru ditanam.[] sumber: aceh.tribunnews.com