Membiasakan anak balita menonton televisi sangat tidak disarankan. Selain membuatnya kurang bergerak, menonton TV lebih dari 3 jam setiap hari dapat merusak kemampuan berbahasa dan matematika anak.
Para ahli merekomendasikan agar durasi balita menonton TV sebaiknya tidak lebih dari 2 jam. Setiap tambahan jam yang dihabiskannya di depan TV akan menurunkan kemampuan akademiknya.
Kebiasaan menonton TV akan membuatnya sulit berkonsentrasi. Duduk diam dalam waktu lama juga bisa membuat fisik anak kurang fit dan mengalami kesulitan psikososial sehingga ia rentan di-bully.
Profesor Linda Pagani dari Universitas Montreal, mengatakan orang tua harus membatasi waktu menonton TV anak mereka tak lebih dari dua jam setiap hari.
Penelitian yang dilakukannya menunjukkan secara jelas kaitan antara durasi menonton TV dan rendahnya kemampuan motorik dan keterampilan psikososial anak.