LHOKSEUMAWE Hingga bulan Juli 2016, inflasi Kota Lhokseumawe masih stabil dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe merilis laporan bahwa inflasi…
LHOKSEUMAWE Hingga bulan Juli 2016, inflasi Kota Lhokseumawe masih stabil dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe merilis laporan bahwa inflasi kota tersebut sebesar 0,15 persen dan berada di bawah rata-rata nasional.
Kepala BPS Lhokseumawe, Mughlis, mengatakan, inflasi yang terjadi di Lhokseumawe tidak mengalami flukstuasi yang ekstrem, artinya kenaikan dan penurunan harga barang masih stabil.
Inflasi yang yang terjadi pada bulan Juli sangat rendah dan berada di bawah rata-rata nasional. Hal ini menandakan harga barang di Kota Lhokseumawe masih stabil dan normal. Semoga saja kondisi seperti ini bisa terus bertahan, ujar Mughlis kepada para wartawan, Rabu, 3 Agustus 2016
Mughlis menyebutkan, jika dibandingkan dengan daerah lain, seperti Kota Banda Aceh dan Meulaboh juga mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dan 0,41 persen. Secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,69 persen.
Laju inflasi tahun kalender 2016 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,75 persen, Kota Banda Aceh 1,84 persen, Meulaboh 1,58 persen, dan Nasional 1,76 persen.
Inflasi di Kota Lhokseumawe dipicu karena adanya kenaikan harga pada indeks kelompok sandang sebesar 0,92 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,28 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,26 persen, kata Mughlis.[](ihn)