MEDAN – Maskapai Lion Air kembali bermasalah. Kali ini maskapai berlambang kepala singa ini nyaris menerbangkan penumpang ke tujuan yang salah. Hal itu terjadi karena miss-informasi antara petugas lapangan dan petugas informasi.
Sekira pukul 12.45 waktu bandara Kuala Namu, Medan, terdengar informasi dari pelantang suara yang mengarahkan penumpang tujuan Bandung-Denpasar ke gerbang delapan. Informasinya ada pergantian gerbang. Penumpang yang berangkat dari Kuala Namu destinasi Bandung-Denpasar pun berbondong-bondong ke gerbang 8.
Petugas yang berada di lapangan mulai kebingungan karena pesawat yang diarahkan informasi dari pengeras suara tersebut tidak menuju ke Bandung-Denpasar namun menuju ke Padang-Jakarta.
Akhirnya, petugas lapangan menyuruh seluruh penumpang untuk kembali ke ruang tunggu. Hal tersebut membuat sebagian penumpang marah. Pasalnya waktu keberangkatan mulai molor. Beberapa terdengar caci maki, bahkan beberapa tong sampah sempat ditendang.
Yani, salah satu petugas Maskapai Lion Air yang saat itu berada di lapangan mengatakan hal itu terjadi karena ada kesalahan komunikasi antara petugas lapangan dan petugas informasi.
“Ada sedikit miss komunikasi, tapi kami juga tidak tahu,” kata Yani.
Akibat kejadian tersebut, pesawat yang seharusnya terbang pada pukul 13.15 WIB harus molor sampai pukul 14.00 WIB.
Salah seorang penumpang yang mengalami hal tersebut mengatakan, seharusnya beberapa kabar tak enak belakangan ini bisa membuat manajemen Lion menjadi lebih baik. Bukan sebaliknya.
“Saya pikir setelah kejadian desahan (keluhan-red) itu, manejemen Lion bisa jadi lebih baik,” kata salah seorang penumpang yang enggan namanya ditulis.[]