BANDA ACEH Dalam hal penanganan kesejahteraan keluarga, Pemerintah berharap Tim Penggerak PKK bisa menjadi fasilitator, perencana, pelaksana sekaligus penggerak, agar visi Pemerintah untuk mewujudkan keluarga yang beriman, keluarga yang berilmu, keluarga yang bertaqwa, keluarga yang sejahtera, keluarga yang mandiri, keluarga yang sadar hukum dan berkeadilan gender dapat terlaksana.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, selaku Pembina Tim Penggerak PKK Aceh, saat membuka secara resmi Rapat Konsolidasi PKK se-Aceh. Kegiatan yang mengangkat tema Melalui Rapat Konsultasi PKK se-Aceh, Kita Satukan Gagasan untuk Menyukseskan Rakernas VIII PKK tahun 2015 itu dipusatkan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat, 6 November 2015.
Agar bisa menjalankan misi ini, Tim Penggerak dan seluruh kader PKK harus memahami persoalan terkait kesejahteraan keluarga di daerah kita. Untuk itu saya mengimbau agar pengurus PKK selalu membangun kedekatan dengan masyarakat, sehingga tahu apa saja yang menjadi masalah dalam bidang kesejahteraan keluarga di daerah kita. Dengan demikian PKK bisa berkontribusi mendorong agar program gampong dapat bermanfaat untuk kesejahteraan keluarga, ujar Gubernur.
Pria yang akrab disapa Doto Zaini itu berharap, para peserta rapat membahas berbagai permasalahan terkait isu kesejahteraan keluarga di Aceh, untuk kemudian menjadi rujukan Tim Penggerak PKK Aceh dalam menjalankan pogram-program guna membantu Pemerintah Aceh meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah ini.