TERKINI
TAK BERKATEGORI

Garda NasDem Sebut Dua Hal Penting Harus Dihilangkan di Pilkada 2017, Apa Saja?

LHOKSEUMAWE- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda (DPD Garda)  NasDem  Aceh Utara Mahadir Buloh mengharapkan pilkada 2017 yang akan dilaksanakan serentak terbebas dari politik provokatif…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 819×

LHOKSEUMAWE- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda (DPD Garda)  NasDem  Aceh Utara Mahadir Buloh mengharapkan pilkada 2017 yang akan dilaksanakan serentak terbebas dari politik provokatif yang berujung perpecahan masyarakat.

“Belajar dari pemilihan sebelumnya, pilkada 2006, pemilu 2009, pilkada 2012 dan pemilu 2014, ada dua hal penting yang seyogyanya bisa dikurangi kalaupun tidak bisa dihilangkan sama sekali. Yaitu, tindakan kekerasan serta angka kematian pemilih dan timses. Selanjutnya, soal tuduh-tuduhan provokatif yang berujung pada perpecahan serta timbulnya konflik horizontal karena berbeda dukungan,” kata Mahadir Buloh kepada portalsatu.com, Sabtu, 19 Maret 2016.

Menurut Mahadir, menjelang pilkada Aceh berbagai persiapan telah dilakukan oleh partai politik, baik penentuan arah koalisi maupun penjaringan terhadap calon gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota.

“Dalam menghadapi pilkada tentunya bukan hanya persyaratan administrasi semata yang harus dipersiapkan, namun taktik dan strategi menjadi suatu hal yang penting untuk dijalankan. Taktik dan strategi tanpa mengenal batas formal, dia seperti bergerak-bergerak bebas, bertahan dan menyerang siapa saja. Tentu yang negatif tidak kita harapkan terjadi,” ujar Mahadir.

Mahadir menyebut keluarga besar Partai NasDem tetap berkomitmen untuk tidak berperilaku ku'eh atau menabur kebencian terhadap sesama. “Sesuai dengan arahan ketua umum Bapak Surya Paloh, kepentingan perdamaian Aceh lebih besar daripada kemenangan pilkada,” katanya.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar