LHOKSEUMAWE – Halimatus Sakdiyah, tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Perdamaian III, Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara dikabarkan meninggal dunia, Jumat, 30 Juni 2017, sekitar pukul 16.00 WIB, di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia. Pemulangan jasadnya masih terkendala biaya.
Informasi diterima portalsatu.com, Sabtu, 1 Juli 2017, sore dari Ikhsan Nurdin, Direktur Gerakan Aceh Nusantara (GAN), Halimatus Sakdiyah meninggal dunia akibat penyakit pneumonia (paru-paru basah).
Informasi tersebut saya dapatkan dari pihak Hospital Kuala Lumpur. Sampai saat ini jasadnya masih disemayamkan di rumah sakit tersebut, dan belum bisa dipulangkan ke kampung halaman karena belum ada biaya, terang Ikhsan.
Pihaknya sudah menghubungi Ibu Anis, staf Bidang Kesehatan di Kedutaan Besar RI di Malaysia via WhatsApp. Hasil percakapan tersebut, pihak KBRI tidak memiliki dana untuk pemulangan TKI. Namun siap membantu biaya, bila jasad dimakamkan di Malaysia, dengan dalih biaya jauh lebih murah.