LHOKSEUMAWE – Unjuk rasa mahasiswa Fakultas Hukum Unimal di kantor Wali Kota Lhokseumawe akhirnya bubar, Kamis, 4 Mei 2017, sekitar pukul 14.30 WIB. Pasalnya, Wali Kota Suaidi Yahya tidak berhasil ditemui. Namun, mereka mengancam akan terus melakukan aksi dengan massa yang lebih besar.
Kita membubarkan diri, karena Wali Kota Suaidi Yahya tidak hadir di kantor wali kota. Aksi seperti ini akan terus kita lakukan. Bahkan, dalam waktu dekat akan ada aksi susulan dengan massa yang lebih besar, ujar Razjis Fadli, Ketua BEM Fakultas Hukum Unimal kepada portalsatu.com.
Rencananya, kata Razjis, unjuk rasa tidak hanya dilakukan di kantor wali kota, tapi aksi juga akan digelar di gedung DPRK, karena tuntutan mahasiswa menyangkut anggaran dan kebijakan pembangunan.