LHOKSUKON – Ribuan jamaah mengikuti zikir Akbar dan pembukaan pengajian Tasawuf Tauhid Fiqih (Tastafi) di lapangan Simpang Landing, Gampong Alue Drien, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin 3 Oktober 2016 malam. Dalam acara itu juga ikut dilakukan pelantikan pengurus Tastafi Aceh Utara.
Zikir Akbar itu dihadiri Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Balon Wakil Gubernur Aceh TA Khalid, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib (Cek Mad) Balon Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan, Para Ulama Tastafi Pusat Aceh Utara, sejumlah kepala dinas Pemkab Aceh Utara, Muspika Lhoksukon dan para santri Tastafi Aceh Utara.
Tgk Jamaluddin Ismail, selaku Panitia Pelaksana dalam kata sambutannya mengatakan, pembentukan Tastafi itu pertama kalinya disarankan oleh Abu Mudi Samalanga. Tastafi merupakan curahan dari Ilmu Tasawuf Tauhid dan Fiqih.
“Pengurus Tastafi telah terbentuk pada bulan Syawal lalu, namun baru kami kukuhkan pada bulan Muharram ini sesuai dengan momen tahun baru Islam. Pengukuhan pengurus akan dilakukan langsung oleh Abu Mudi Samalanga,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai Umum Waled Sirajudin Babussalam Putra. Ketua I Waled Mulyadi Cot trueng dengan Tgk H Hanafi. Ketua II Tgk Darkasyi, Ketua III Abon Singgah Mata dan Sekjen Tgk T Zulfadly H.Ismail.
Dalam tausiah singkatnya, Abu Mudi Samalanga menyebutkan, “Tastafi merupakan dari Ilmu Tasawuf Tauhid dan Fiqih yang dapat membuat kita terhindar dari segala akhlak buruk.”
Di lokasi yang sama, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf berharap agar Tastafi yang telah dibentuk ini tidak berubah lagi karena dapat membentuk Akhlakul Karimah.
Mualem mengimbau seluruh Bupati dari jajaran Partai Aceh (PA) untuk menerapkan Sunnah Waljamaah di wilayah kabupaten masing-masing. Seperti halnya yang telah dilakukan di Kabupaten Pidie. “Di malam tahun baru Islam ini mari kita buka lembaran baru dengan akhlak yang baik dan perilaku yang baik,” tutupnya.[]
