SIGLI – Elemen sipil di Pidie mengharapkan seleksi Pendamping Desa benar-benar menghasilkan tenaga berkualitas, agar proses pendamping program pembangunan desa berjalan lancar.

Hal tersebut disampaikan oleh Said Safwatullah, SH, dari PB HAM Pidie dan Teuku Musliadi, SH dari LSM Jaringan Aspirasi Rakyat (Jara) kepada portalsatu.com, Rabu, 4 Oktober 2015. 

“Kita berharap seleksi dilakukan secara profesional sehingga akan menghasilkan tenaga siap pakai untuk mendampingi progam pembangunan desa,” ujar Said Safwatullah, saat memantau ujian tulis tenaga Pendamping desa di GOR Alun-alun Kota Sigli.

Hal senada disampaikan oleh Musliadi. Dia bahkan sangat khawatir program pembangunan akan menimbulkan masalah di kemudian hari, termasuk akan berurusan dengan hukum. Maka sangat dibutuhkan tenaga pendamping yang mampu melaksanakan tugasnya. 

“Bayangkan jika pendamping tidak berwawasan luas dan minim pengalaman di bidang kemasyarakatan, tentunya program pembangunan akan berjalan di tempat,” katanya. 

Dia juga mengatakan pendidikan formal dan pengalaman sangatlah perlu bagi pendamping desa. Apalagi seorang pendamping harus mendampingi empat desa.[]

Laporan: Zamah Sari