BANDA ACEH - Gabungan beberapa elemen sipil menggelar aksi di Simpang Lima Banda Aceh untuk mengenang 13 tahun berlalunya darurat militer di Aceh. Salah satu…
BANDA ACEH – Gabungan beberapa elemen sipil menggelar aksi di Simpang Lima Banda Aceh untuk mengenang 13 tahun berlalunya darurat militer di Aceh. Salah satu permintaan elemen sipil ini adalah meminta pemerintah untuk melakukan audit keuangan.
“Diperkirakan ada sekitar 2,7 triliun dana dikucurkan saat itu untuk Darurat Militer di Aceh. Sudah saatnya pemerintah melakukan audit keuangan terhadap dana itu,” ucap Hendra Saputra, yang ditemui portalsatu.comdi sela-sela aksi, Kamis 19 Mei 2016.
Menurut Hendra, dana yang berjumlah fantastis itu harus dipertanggungjawabkan pada publik. Tak hanya audit keuangan, elemen sipil juga menuntut pertangungjawaban pemerintah atas pelanggaran-pelanggaran yang telah terjadi di Aceh pada masa darurat militer 13 tahun yang lalu.
“Kita butuh pertangungjawaban atas tindakan 13 tahun yang lalu,” kata dia.[]