SIGLI – Data kerusakan akibat banjir di Kecamatan Tangse simpang siur antara keterangan warga dengan instansi pemerintah. Warga melaporkan belasan rumah hancur dan puluhan lainnya rusak akibat dihantam banjir.
“Ada 12 unit rumah rusak berat diseret banjir di Blang Bungong dan 50 unit rumah, termasuk Blang Dhot, rusak ringan,” kata Sekdes Blang Dhot Edi kepada wartawan di lokasi banjir.
Menurutnya banjir juga merusak musala dan Puskesmas Pembantu Dhot serta sejumlah fasilitas umum lainnya.
Keterangan ini berbeda dengan data yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie. Data yang dilansir lembaga pemerintah tersebut menyebutkan 8 unit rumah rusak berat dan 50 unit lainnya rusak ringan.
“Data sementara kita terima ya segitu. Namun bisa jadi jumlah bertambah seperti dilaporkan warga di lapangan,” kata Kepala BPBD Pidie Apriadi.
“Data rumah (rusak berat-red) yang ada sama kita saat ini milik Abdullah Ib, Nyak Kaoy, Nuraila, Hasanah, Rusdi, Faridh, Nyak Puteh, Rohani,” ujarnya sembari mengakui pihaknya terus melakukan pendataan di lapangan.[](bna)
Laporan: Zamah Sari