BANDA ACEH — Istri Wakil Gubernur Aceh Dr Dyah Erti Idawati mengatakan, saat ini pemerintah sedang mencari solusi mengatasi anak putus sekolah menjadi setara dalam berkerja, salah satunya dilakukan dengan memberi pelatihan kerja yang punya sertifikasi.
“Anak Aceh yang putus sekolah masih tinggi, ada putus setelah lulus SMA dan ada yang memang putus sebelum lulus. Ini harus ada solusinya, seperti melatih mereka sederajat dalam berkerja,” kata Dr Dyah Erti Idawati saat mengunjungi 30 perempuan putus sekolah dari berbagai daerah, yang sedang mengikuti pelatihan menjahit dan bordir yang digelar Panti Rumoh Seujahtra Jroh Naguna Dinas Sosial Aceh, Lampineung, Banda Aceh, Senin, 23 Oktober 2017.
Dyah Erti Idawati ketika memberi semangat kepada peserta pelatihan menyebutkan, pelatihan yang diberikan kepada anak putus sekolah harus menjadi solusi dalam mendukung program pengurangan pengangguran di Aceh. Apalagi soal pengentasan pengangguran dan kemiskinan adalah target pemerintahan Irwandi-Nova.
“Upaya seperti ini nanti akan dilaporkan kepada Bapak Wakil Gubernur dan Ibu Darwati selaku Ketua PKK Aceh,” ujar Ibu Ida.