BANDA ACEH – Media sosial dapat memberi keuntungan atau nilai positif bagi penggunanya jika dimanfaatkan dengan bijak. Bukan hanya berfungsi sebagai media komunikasi yang ramah, medsos juga bisa dijadikan peluang usaha menjanjikan. Bahkan dengan medsos dapat membangun negeri, salah satunya di bidang pariwisata.
Hal itu dikatakan Duta Wisata Aceh Besar 2016, Qurratu Falmuriat, 22 tahun, yang beberapa waktu lalu terpilih sebagai Inong Favorit Media Sosial Aceh 2016. Perkembangan teknologi terjadi sangat pesat, terlebih di tengah kawula muda. Berdasarkan data APJII (2015), jumlah pengguna Internet di Indonesia mencapai 88,1 juta, dengan mayoritas pengguna berusia 18-25 tahun melalui konten jejaring sosial.
“Media sosial bisa dijadikan ajang silaturahmi, promosi usaha, bahkan untuk mempromosikan pariwisata negeri agar dapat menarik wisatawan untuk berkunjung, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar dara yang baru menyelesaikan studinya di Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh 2015 lalu.
Mudah saja, lanjutnya, hanya perlu mengabadikan foto atau video objek wisata yang menarik, setelah itu mempublikasikannya di akun pribadi medsos. Mulai dari instagram, youtube, blog, facebook, twitter dan lainnya.
“Saya sebagai salah satu duta wisata saat ini gencar mempromosikan wisata Aceh melalui akun instagram @qurratu_falmuriat dan blog qurranong.wordpress.com. Saya mengenal teknologi sejak masih SMP. Kala itu bermula dari Friendster yang berlanjut ke Facebook, Twitter dan Instagram. Untuk blog, saya mengenalnya saat SMA. Saya sangat penasaran dengan dunia digital, makanya saat ini saya mulai mempelajari web programing,” ucap anak bungsu empat bersaudara yang pernah mendapat penghargaan mahasiswa berprestasi tahun 2013 di kampusnya.