TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM menerima Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2016 dari Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, di Anjong Mon Mata Banda Aceh, Jumat, 18 Desember 2015. Aceh Tengah mendapat Rp1,131 triliun DIPA 2016 yang terdiri dari Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, DAK Fisik (DAK Reguler dan DAK Infrastruktur Publik Daerah), DAK Non Fisik dan Dana Desa.

Usai menerima DIPA dari Gubernur, Nasaruddin mengatakan anggaran tahun 2016 akan diprioritaskan untuk infrastruktur khususnya prasarana jalan.

“Prioritas penggunaan anggaran tahun depan lebih besar porsinya untuk infrastruktur jalan, baik di lingkungan kota maupun permukiman warga, terutama jalan yang menuju sentra produksi perkebunan,” kata Nasaruddin.

Di samping infrastruktur, anggaran Aceh Tengah tahun depan juga lebih dominan diperuntukkan bagi peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan dan pertanian. Di bidang pendidikan dan kesehatan, Pemkab Aceh Tengah akan memberi dukungan operasional bagi para guru dan tenaga medis, terutama yang bertugas di daerah yang jauh dari pusat kabupaten dan pusat kecamatan.

Sementara bidang pertanian difokuskan untuk peningkatan irigasi kecil sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan secara maksimal. Selain prioritas yang disebutkan, bidang-bidang yang selama ini menjadi misi daerah tetap mendapat porsi anggaran yang sesuai.

“Melalui anggaran tahun depan diharapkan pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik seiring dengan lancarnya hasil pertanian. Berikut juga kepuasan pelayanan kesehatan bisa meningkat termasuk menyentuh penanganan air bersih, dan terakhir pelayanan pendidikan bisa lebih merata,” kata Nasaruddin.

Sementara Kepala Dinas Pengelola Keuangan Aceh Tengah, Arslan Abd. Wahab mengatakan, dengan penyerahan DIPA 2016 semakin memperjelas struktur anggaran tahun depan.

Menurutnya APBK 2016 Aceh Tengah sudah ditetapkan dengan besar pendapatan Rp1,14 triliun, namun jumlah tersebut akan disesuaikan kembali setelah diketahui DIPA 2016 sebesar Rp1,131 triliun. Dana tersebut ditambah target PAD sebesar Rp143 miliar dan tambahan dana dari bagi hasil serta bantuan Pemerintah Provinsi yang masih menunggu pengesahan APBA 2016.

“Penjabaran APBK yang sudah ditetapkan akan disesuaikan kembali dengan Peraturan Bupati, diperkirakan APBK Aceh Tengah tahun 2016 mencapai Rp1,4 triliun,” kata Arslan.[](bna)