BANDA ACEH – Nurdin Ismail alias Din Minimi dan teman-temannya sudah turun dari gunung dan kembali ke tengah masyarakat. Doni Wijaya, Agam Duta Damai Aceh 2015 mengatakan hal ini merupakan suatu kejadian yang selama ini ditunggu-tunggu.

“Meskipun kasus terkait Din Minimi kemarin itu sempat memanas, namun sekarang sudah menyerahkan diri. Ini merupakan hal yang sangat bagus,” kata Doni Wijaya saat dihubungi portalsatu.com, Rabu, 30 Desember 2015.

Doni mengatakan, pihak pemerintah Indonesia juga telah memberikan amnesti untuk Din Minimi.

“Hal tersebut juga sangat bagus karena tidak memicu pertikaian lagi di Aceh pada kemudian hari. Ini merupakan salah satu hal positif bagi Aceh,” katanya.

Doni berharap dengan kembalinya Din Minimi bersama anggotanya ke tengah masyarakat, pemeritahan agar memberdayakan mereka.

“Misalnya pekerjaan, mata pencaharian dan memenuhi hak-hak yang belum terpenuhi selama ini yang diminta oleh Din Minimi. Intinya membuka pintu untuk Din Minimi ke arah yang lebih baik,” ujar Doni.

Hal senada juga dikatakan Isma Junida, Inong Duta Damai Aceh 2015. Ia mengaku bersyukur dan bahagia mendengar kabar Din Minimi turun dari gunung.

“Bahkan ada yang mengabarkan terkait keinginan mereka untuk bersatu lagi, kita sangat bersyukur. Selama ini juga kita ketahui bahwa mereka merupakan orang yang memiliki pengaruh yang besar di lingkungan serta semangat berjuang yang tinggi,” ujar Isma.

Lebih lanjut, Isma mengatakan, kembalinya mereka ke tengah masyarakat semoga menjadi awal baik yang memiliki tujuan satu untuk kemajuan Aceh ke depan.

“Sebelumnya, kami juga sempat jadi pembahasan di komunitas Duta Damai terkait Din Minimi dan tantangan terkait aksi apa yang akan dilakukan untuk menanggapi dan mengatasi permasalahan ini,” ujar Isma.[](tyb)