IDI RAYEUK Pimpinan kelompok bersenjata di Aceh, Nurdin Bin Ismail, lebih dikenal Din Minimi, kini membuka pintu untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf untuk berdialog.
Dihubungi portalsatu.com lewat telpon seluler, Jumat, 13 November 2015, Din Minimi menegaskan pihaknya saat ini siap untuk bertemu dengan gubernur dan wakil gubernur Aceh guna menyelesaikan tuntutannya secara dialogis.
“Kami membuka pintu kepada siapa saja untuk menyelesaikan permasalahan ini, apalagi dengan gubernur dan wakilnya. Bak soe taneuk peugah laen meunyoe kon bak raja droe teuh (kepada siapa lagi kita sampaikan kalau bukan pada raja kita/penguasa Aceh),” ujar Din Minimi yang merupakan mantan kombatan GAM di Aceh Timur.
Din Minimi mengungkapkan itu saat portalsatu.com mewawancarainya tentang pertemuan salah seorang ulama Aceh, Teungku T. Abdul Muthalib kerap disapa Abon Thaleb dengan kelompok bersenjata itu.
Din Minimi mengungkapkan itu saat portalsatu.com mewawancarainya tentang pertemuan salah seorang ulama Aceh, Teungku T. Abdul Muthalib kerap disapa Abon Thaleb dengan kelompok bersenjata itu.