KUALA SIMPANG Ketua DPRK Aceh Tamiang, Ir. Rusman, mengatakan pusat perekonomian di daerah tersebut lebih berpotensi di kawasan hulu. Pasalnya di daerah tersebut terdapat area perkebunan sawit yang relatif luas serta karet dan memiliki tanah subur.
Perekonomian rakyat di Tamiang sekarang, yang bagus ke hulu sementara pesisir kalah. Wilayah pesisir, masyarakat hanya melaut dan ke tambak ikan ataupun udang, namun bila melaut berapa penghasilan dalam sehari tidak jelas. Modal sekali melaut sampai seratus ribu, pulang cuma dapat tujuh puluh ribu, ujar Ir. Rusman, saat berbincang dengan portalsatu.com di salah satu warung kopi di Aceh Tamiang, Minggu, 31 Januari 2016.
Ketua DPRK Aceh Tamiang ini mengatakan banyak program-program perikanan yang ditarik. Dia lebih mengarahkan agar alokasi anggaran dikucurkan untuk membuka area pertanian masyarakat, seperti sawah.
“Agar orang ini tidak semata-mata bergantung ekonominya hanya pergi melaut, kata kader Partai Aceh ini.
Dia mengatakan pendapatan masyarakat Tamiang hulu lebih bagus dari hasil perkebunan. Namun mereka juga harus mendapatkan dukungan seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk mempermudah mengeluarkan hasil kebun.
Di Tamiang, kebun sudah banyak. Untuk mengeluarkan hasil kebun ini setengah mati, jalan tidak ada, ada jalan tidak ada titi (jembatan), katanya.[](bna)