IDI RAYEUK- Petani kunyit di Aceh Timur kini memeroleh penghasilan tambahan. Jika biasanya petani hanya menjual hasil panen kunyit ke pasar lokal, kini daunnya pun menghasilkan uang. Daun kunyit di Aceh Timur diminati sejumlah daerah di Pulau Jawa.

“Dulunya kalau kita panen cuma kunyitnya saja, tapi saat ini daunnya pun sudah bisa kita jual, bahkan permintaannya meningkat,” ujar Rusli, petani kunyit di Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, ditemui portalsatu.com di kediamannya, Senin, 9 November 2015.

Rusli mengaku belakangan ini memanen daun kunyit untuk memenuhi permintaan sejumlah daerah di Pulau Jawa dengan harga jual Rp1.000 perkilogram. Di rumahnya saat ini tampak daun kunyit dalam jumlah banyak yang baru selesai dipanen.

“Permintaan daun kunyit yang banyak ke Pulau Jawa, seperti Bandung, Malang, dan juga Jakarta. Pendapatan kita jadi lumayan. Sedangkan untuk kunyit sendiri hanya laris di daerah kita (Aceh) saja,” kata Rusli.

Berdasarkan informasi diperoleh Rusli dari pembeli dari Pulau Jawa, daun kunyit itu akan diolah untuk berbagai ramuan dan obat-obatan.[]