TERKINI
EKBIS

Curah Hujan Tinggi, Petani Karet Alih Profesi Jadi Pemetik Jamur

SUKA MAKMUE - Curah hujan tinggi yang terus mengguyur Nagan Raya akhir-akhir ini menyebabkan petani karet gagal panen. Kerugianpun tak bisa dihindari. Aminah Alsyaf, warga…

WAHDA SAHIRA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 606×

SUKA MAKMUE – Curah hujan tinggi yang terus mengguyur Nagan Raya akhir-akhir ini menyebabkan petani karet gagal panen. Kerugianpun tak bisa dihindari.

Aminah Alsyaf, warga Gampông Babah Dua, sudah menekuni pekerjaan sebagai penderes karet sejak 12 tahun. Sejak dua minggu terakhir ia dan keluarganya tidak bisa bekerja akibat hujan terus menerus.

“Getah yang sudah saya derespun sudah bercampur air hujan,” kata Aminah, Sabtu, 7 Januari 2016.

Meski begitu Aminah tetap pergi ke kebunnya, namun ia tidak bisa melakukan apa-apa. Aminah hanya bisa memetik pakis yang tumbuh subur selama musim hujan.

Selama musim hujan sejumlah petani karet di Gampông Babah Dua mengalihkan profesi sementara menjadi pemetik jamur di kebun sawit.

“Selama musim hujan begini untuk memenuhi kebutuhan dapur kami memetik jamur di dekat areal perkebunan,” kata Aminah.[]

WAHDA SAHIRA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar