BANDA ACEH Wali Kota Bandung, Ridwal Kamil, menungkapkan bahwa Aceh merupakan rumah kedua baginya setelah Bandung. Kang Emil, sapaan akrabnya, adalah perancang gedung bersejarah di Aceh, yakni Museum Tsunami.
“Aceh adalah rumah kedua saya setelah Bandung. Karena itu, saya ada emosi dan cinta di Aceh,” kata Emil, saat menjadi pembicara dalam seminar nasional memperingati 11 tahun tsunami, di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Sabtu, 26 Desember 2015.
Emil mengatakan, sudah rindu dan kangen dengan Aceh. Terakhir kali ia datang ke Aceh 2011 lalu. “Terakhir saya datang ke Aceh lima tahun lalu,” ucapnya.
Kedatangannya ke Aceh kali ini juga didampingi keluarga besarnya, mulai dari istri, anak-anaknya, ibu kandung dan serta mertuanya. “Saya datng beserta keluarga,” kata Emil.
Dalam seminar ini, Emil memaparkan berbagai keunggulan dan program pembanguan di Kota Bandung. Ia mengatakan, ratusan proyek telah ia rancang sejak bekerja sebagai arsitektur, namun paling sulit adalah Museum Tsunami .
“Ratusan proyek saya kerjakan, Museum Tsunami yang paling sulit,” ujarnya. Proyek tersulit dalam karya saya ketika menciptakan Museum Tsunami Aceh. Waktu mendesain, banyak air mata tumpah dan melahirkan karya ini,” kata Emil lagi.
Pembicara lainnya dalam seminar yang dipandu Yarmen Dinamika itu adalah Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal dan Rektor Unsyiah Samsul Rizal.[] (idg)