TERKINI
BLOG

Cara Menanam Pohon Kurma Supaya Berbuah di Aceh

SEJAK dulu sudah banyak masyarakat Indonesia yang mencoba untuk membudidayakan tanaman kurma di halaman rumah mereka. Namun karena budidaya tersebut mayoritas dilakukan hanya sekedar coba-coba…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 7 menit
SUDAH DIBACA 36.7K×

SEJAK dulu sudah banyak masyarakat Indonesia yang mencoba untuk membudidayakan tanaman kurma di halaman rumah mereka. Namun karena budidaya tersebut mayoritas dilakukan hanya sekedar coba-coba atau hanya untuk penghias halaman rumah, membuat pembudidayaan dilakukan dengan tidak maksimal, bahkan hanya sekedar ditanam. Akibatnya, hampir semua tanaman kurma yang ditanam di Indonesia, pertumbuhannya tidak maksimal, kalaupun tumbuh maka tidak bisa berbuah, dan jika ada satu-dua pohon yang berbuah, maka ukuran buahnya pun kecil-kecil.

Hal itulah yang membuat munculnya satu anggapan bahwa kurma yang ditanam di Indonesia tidak bisa berbuah. Pendapat tersebut dikuatkan oleh suatu fakta bahwa selama ini Negara-negara yang dikenal sebagai produsen buah kurma adalah Negara-negara Timur Tengah yang nota bene memiliki cuaca yang panas dan berbeda jauh dengan cuaca yang ada di Indonesia.

Fakta bahwa produsen kurma selama ini hanya Negara-negara di Timur Tengah memang tidak salah, karena tanaman yang memiliki nama Latin Phoeneix dactylifera ini sejak awal tahun 4000 SM memang telah dibudidayakan oleh bangsa-bangsa di Timur Tengah sejak jaman Mesopotamia hingga jaman prasejarah Mesir. Bahkan ada bukti arkeologi yang menunjukkan bahwa di tahun 6000 SM telah dilakukan budidaya kurma di bagian Arab Timur.

Pada masa berikutnya, bangsa-bangsa Arab memang menyebarluaskan pohon kurma di wilayah bagian utara Afrika, Italia, Spanyol, di bagian Selatan dan Barat daya Asia, juga ke California dan Mexico. Beberapa dari Negara tersebut memang mampu memproduksi buah kurma, namun karena budidaya kurma bukan tradisi pertanian mereka, membuat hasil produksi kurma mereka masih sulit untuk menandingi Negara-negara yang ada di Timur Tengah, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Seiring dengan semakin majunya teknologi pertanian, budidaya kurma pun sudah dilakukan di Indonesia, dan terbukti dengan sistem tanam yang intensif, pohon kurma yang ditanam di Indonesia dapat menghasilkan buah. Jika dibandingkan dengan buah kurma yang dihasilkan Negara-negara Timur Tengah, buah kurma dari pohon yang ditanam di Indonesia, kualitasnya memang masih kalah. Namun demikian kurma Indonesia sudah layak jual. Artinya, anggapan yang selama ini berkembang bahwa pohon kurma yang ditanam di Indonesia tidak dapat berbuah, dapat ditepis.

Hanya saja, karena iklim Indonesia memang berbeda jauh dari iklim tempat pohon kurma berasal, sejumlah perlakuan khusus memang harus diberikan, agar pohon kurma yang ditanam di Indonesia dapat berbuah. Perbedaan tersebut diantaranya pada sisi suhu udara yang di Indonesia hanya sekitar 33OC sementara di Timur Tengah mencapai 40OC – 50OC. Begitu juga dengan curah hujan, jika di Timur Tengah jarang sekali terjadi hujan, sementara di Indonesia sering. Padahal untuk mematangkan buah kurma yang ada di atas pohon diperlukan sinar matahari yang cukup. Perlakuan khusus atau beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya kurma di Indonesia agar dapat berbuah diantaranya adalah:

[?IMG]

1. Pilih kultivar kurma dari Jenis yang dipastikan dapat tumbuh baik di Indonesia. Sebab dari puluhan kultivar kurma yang ada, tidak semuanya cocok untuk ditanam di Indonesia. Beberapa kultivar kurma yang dapat ditanam di Indonesia dan dapat menghasilkan buah adalah: ajwa, lulu, amir, dan nabi.

2. Untuk setiap 25 batang pohon kurma betina, tanam satu pohon kurma jantan.

3. Gunakan bibit kurma betina dari tanaman induk yang berkualitas baik.

4. Ketika pohon kurma sudah dewasa dan siap kawin, lakukan penyerbukan buatan dengan cara mengikat bunga jantan dan bunga betina atau dengan merontokkan serbuk sari bunga jantan ke bunga betina.

5. Pada saat pohon kurma berbuah, berikan asupan gizi yang cukup dengan memberikan pupuk, pengairan yang cukup serta menghindarkan dari gangguan burung dan lalat.

6. Lakukan penjarangan dengan memangkas buah yang terlalu kecil dan menyisakan buah yang besar, agar buah yang berukuran besar tersebut dapat tumbuh dengan bagus dan menjadi lebih besar.

Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut di atas, pohon kurma akan dapat tumbuh dengan baik, berbuah lebat, dan buahnya memiliki kualitas yang layak untuk dijual, meskipun pohon kurma tersebut ditanam di Aceh.

Berikut dikutip dari Laman organikilo.co, dalam artikel Cara Menumbuhkan Pohon Kurma Dari Biji

Langkah-langkah untuk menumbuhkan biji kurma berdasarkan pengalaman pribadi organikilo.co antara lain :

1 – Persiapan Jenis Biji
2 – Membersihkan sisa-sisa daging buah yang menempel
3 – Perendaman / Merendam
4 – Proses Perkecambahan
5 – Pemindahan bibit

PERSIAPAN BIJI KURMA

Untuk mempersiapkan biji kurma yang akan ditumbuhkan, seperti uraian di atas anda dapat membeli buah kurma di pasaran atau dengan cara impor biji/benih kurma. Sebaiknya tanamlah bibit kurma yang memiliki nilai jual tinggi baik itu buahnya atau pohonnya seperti:  Ajwa , Medjool , Zahidi , Deglet nour dan Khalas. Menurut beberapa literatur di forum-forum kurma luar negeri, pohon palem kurma tersebut memiliki harga jual buah  dan pohon yang bagus.

MEMBERSIHKAN BIJI KURMA DARI SISA-SISA DAGING BUAH

Membersihkan biji kurma dari sisa-sisa daging buah sangatlah penting, cara ini dilakukan untuk memperoleh persentasi % daya kecambah yang tinggi. Sisa-sisa daging buah yang menempel pada biji dapat menimbulkan tumbuhnya jamur, atau dapat mengundang semut dan kutu putih untuk memakan serta merusak biji sebelum berkecambah. Pengalaman yang pernah kami alami adalah tumbuhnya jamur pada biji kurma serta rusaknya biji akibat di makan semut hitam sebelum biji sempat berkecambah.

Mencuci dan di rendam biji kurma deglet
Cara terbaik untuk membersihkan biji kurma dari sisa-sisa daging buah adalah dengan mencucinya menggunakan air dan pasir halus, hingga kondisi biji benar-benar bersih dari sisa-sisa daging buah.

PERENDAMAN / MERENDAM BIJI

Setelah biji kurma dicuci bersih, langkah berikutnya adalah melakukan perendaman atau merendam biji menggunakan air bersih ( admin menggunakan air mineral dalam kemasan ) hingga 5 x 24 jam. Air untuk merendam biji kurma setiap 24 jam sekali harus diganti dengan air yang baru, untuk mempercepat proses perkecambahan biji kurma pada hari ke 4 sebaiknya menggunakan campuran air dan ZPT ( Zat Pengatur Tumbuh Organik) sesuai takaran.

Rendam biji kurma Ajwa & Deglet kedalam air bersih
Untuk mengurangi tingkat kegagalan dalam perkecambahan biji, sebaiknya hindari menggunakan air yang bersumber dari PDAM, ini dikarenakan air yang di salurkan oleh PDAM terdapat kandungan zat kaporit dan kurang tepat untuk proses perkecambahan biji. Gunakanlah air sumur yang tidak tercemar atau yang terbaik menggunakan Air Mineral dalam kemasan.

PROSES PERKECAMBAHAN BIJI

Pada tahap atau proses perkecambahan dapat anda lakukan dengan dua metode, yaitu menyemai biji yang telah melewati langkah perendaman 5 hari sebelumnya, bisa langsung disemai pada pot menggunakan campuran cocopeat dan pasir yang di tutup tipis menggunakan cocopeat. Atau biji ditumbuhkan / dikecambahkan terlebih dahulu akarnya menggunakan wadah / tupperware yang dilapisi tissue basah pada bagian dasarnya kemudian tutup rapat dan simpan pada tempat gelap.

Biji kurma semai di pot dengan cocopeat
Proses perkecambahan menggunakan tissue basah ini biasanya membutuhkan waktu 2-4 minggu, setelah tumbuh dengan kepanjangan akar 5-10 cm baru di pindah ke media tanaman, baik itu menggunakan pot atau polybag. Namun cara yang admin gunakan sekarang adalah menyemai langsung biji-biji yang telah direndam menggunakan pot, tanpa melewati proses perkecambahan terlebih dahulu, setelah tumbuh satu daun baru proses memindahkan di polybag.

MEDIA TANAM UNTUK BIBIT KURMA

Campuran media tanam untuk bibit kurma sebaiknya menggunakan bahan-bahan yang memiliki porositas bagus, artinya media untuk menanam bibit kurma ketika disiram maka air langsung turun keseluruhan. Campuran media tanam menggunakan Pasir, Kompos (bokashi), cocopeat dan arang sekam padi, namun campuran tersebut tidak baku anda dapat menggunakan bahan-bahan lain yang memiliki porositas terbaik. Sebagai perbandingan campuran media tanam adalah 2:1:1 ( pasir 2 , Kompos 1 dan arang sekam 1 ).

menumbuhkan Bibit kurma Khalas 1 daun
Campuran media tanam yang bagus merupakan faktor penting untuk mencukupi segala kebutuhan unsur hara bagi tanaman agar mempercepat pertumbuhan kurma menjadi bongsor. Ini karena rata-rata jenis palem kurma memiliki daya kecepatan tumbuh adalah sedang hingga sangat lambat jika kecukupan segala jenis unsur hara serta faktor pengairan kurang.

Nah, demikian cara menumbuhkan pohon kurma dari biji yang dapat admin sampaikan berdasarkan pengalaman pribadi. Jika ada yang kurang atau anda memiliki ide lain, silakan berbagi melalui kolom komentar di bawah. Salam Sukses untuk pertanian kurma organik Aceh.[]SUMBER:kebunpedia.com

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar