MEUREUDU – Bupati Pidie Jaya, H. Aiyub Abbas mengajak semua semua pihak dan seluruh masyarakat setempat untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit berbahaya, salah satunya TBC (Tuberculosis/TB). Penyakit tersebut saat ini banyak ditemukan di Pijay.
Saya mengajak semua elemen masyarakat terutama pihak terkait untuk terus melakukan langkahlangkah antisipasi meningkatnya penderita penyakit berbahaya TB. Para penderita diharapkan menaati anjuran petugas medis serta disiplin berobat dengan penuh keyakinan, sehingga penyakit dapat sembuh secara sempurna, kata Bupati Aiyub Abbas saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Penguatan Sistem Pelayanan Kesehatan dan Pendataan Kasus TB di Aula Bappeda Pidie Jaya Rabu 21 Oktober 2015.
Aiyub Abbas menyebutkan, meski jenis penyakit itu diketahui mudah menular, tetapi tidak boleh mengucilkan penderita. Selain itu, penderita tidak perlu putus asa, karena penyakit itu bisa disembuhkan.
Mengucilkan orang sakit itu tidak dibolehkan, karena apapun penyakit ada obatnya, tinggal saja kemauan dan kesadaran kita untuk mengobati mereka, ujar Aiyub Abbas yang menilai selam ini manyoritas masyarakat cenderung mengucilkan para penderita penyakit TB dan kusta.
Ketua Pelaksana Rakornis Pelayanan Kesehatan dalam Penataan Kasus TB Dinkes Pijay Nur Waidah, SKM, dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerja Dinkes dan RSUD setempat.
Rakornis ini menghadirkan beberapa narasumber, antara lain Sekretaris Dinkes Provinsi Aceh Drs. Muhammad Hasan, M.Kes, dr. Ernidar dari RSUD Pijay dan Kadiskes Pijay H.Said Abdullah.[]
Laporan Zamah Sari