SINGKIL – Bupati Aceh Singkil H. Syafriadi Manik akan menggelar rapat lanjutan setelah terjadi kerusuhan di Kecamatan Gunung Meriah. Rapat digelar di Mapolres Singkil dan melibatkan unsur masyarakat dari empat kecamatan serta perwakilan umat Nasrani, Kamis, 15 Oktober 2015.

Hal ini disampaikan Kasubbag Humas Pemkab Aceh Singkil, Sugeng Hariadi, saat dikonfirmasi portalsatu.com sekitar pukul 09.30 WIB tadi.

Dia mengatakan empat kecamatan yang dilibatkan, yaitu Kecamatan Gunung Meriah, Simpang Kanan, Suro Baru dan Danau Paris.

Menurut Sugeng, rapat tersebut tindak lanjut dari pertemuan rekonsiliasi kemarin yang turut dihadiri Kapolri, Gubernur Aceh, Kapolda Aceh dan Pangdam IM. 

Sebelumnya diberitakan, situasi Aceh Singkil memanas akibat adanya protes dan pembakaran undung-undung di Desa Sukamakmu, Kecamatan Gunung Meriah, Selasa, 13 Oktober 2015. Dalam kisruh tersebut dilaporkan satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka termasuk di antaranya anggota TNI. Kerusuhan ini dipicu oleh protes sejumlah warga terkait izin pembangunan rumah ibadah. 

Massa juga memprotes hasil keputusan pemerintah kabupaten dan Muspida Kabupaten Singkil yang sepakat membongkar 10 gereja mulai 19 Oktober 2015. Sedangkan gereja lainnya yang tidak dibongkar, diminta segera mengurus izin sesuai persyaratan diatur undang-undang tentang pendirian rumah ibadah. Saat ini, terdapat sekitar 23 gereja di Aceh Singkil.[](bna)