TERKINI
EKBIS

BPMA Tanyakan Anggaran

JAKARTA - Badan Pengelola Minyak dan Gas Aceh (BPMA) yang didirikan pada Maret 2016 lalu, hingga sekarang belum memiliki anggaran operasional. Kepala BPMA Marzuki Daham…

KOMPAS Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 899×

JAKARTA – Badan Pengelola Minyak dan Gas Aceh (BPMA) yang didirikan pada Maret 2016 lalu, hingga sekarang belum memiliki anggaran operasional. Kepala BPMA Marzuki Daham berharap anggaran operasional tersebut bisa dicairkan tahun ini. 

Menurut Marzuki, BPMA tidak memiliki karyawan dan tidak ada kantor untuk dipergunakan. Badan tersebut telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Keuangan sejak akhir tahun lalu, dan meminta anggaran sebesar Rp70 miliar untuk tahun 2017. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Mochamad Teguh Pamuji, mengatakan anggaran yang diajukan BPMA untuk tahun ini telah disetujui dan akan dicairkan pada bulan Juli.

Marzuki juga meminta pemerintah untuk menyetujui rencananya untuk menggaji pegawai BPMA. Upah rata-rata staf mereka, katanya, sama dengan pegawai pemerintah. “Sementara itu, kami diharuskan memiliki posisi yang sesuai dengan kontraktor.” 

Hingga 2013, Aceh memiliki 150,68 juta barel cadangan minyak dan 6,93 triliun kaki kubik gas alam. Sebelas blok migas di Aceh terletak di enam wilayah eksploitasi dan lima wilayah eksplorasi.[] sumber: tempo.co

KOMPAS
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar