BANDA ACEH – Sekitar 50an orang peserta dari kalangan profesi bidan se-Aceh menghadiri workshop Klaim Non Kapitasi Maternal dan Neonatal bagi Bidan Jejaring yang berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, 25-26 Mei 2016.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, DR. Dr. M. Yani, M.Kes, PKK dan dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional I, dr. Ferry Aulia, MM, Ketua Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Provinsi Aceh drg. Saifuddin Ishak, M.Kes, PKK, serta sejumlah Bidan yang tergabung dalam Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Aceh.
Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional I BPJS Keseahtan, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memahamkan pelayanan kesehatan kepada bidan praktik mandiri yang dapat dijamin pembiayaannya oleh BPJS Kesehatan. Hal-hal utama yang dibicarakan dalam workshop ini tentang aspek pengajuan klaim, verifikasi dan anti fraud, serta pembayaran klaim non kapitasi maternal neonatal.
Kepala BPJS Kesehatan Wilayah Aceh, Rita Masyita Ridwan, S.Si., Apt., M.Kes mengatakan, kegiatan workshop dan pertemuan seperti ini rutin dilakukan tidak hanya dengan Bidan namun juga dengan para medis lainnya untuk mendiskusikan dan memetakan permasalahan serta kendala yang terjadi dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional.
Ketua Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Provinsi Aceh drg. Saifuddin Ishak, M.Kes, PKK, dalam sambutannya mengatakan masih banyak kendala dan permasalahan yang dialami para Bidan di lapangan pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini seperti keterlambatan informasi yang diterima oleh Bidan dan adanya penafsiran yang berbeda-beda pada setiap Bidan di daerah.