BANDA ACEH – Pementasan Monolog “Cut Nyak Dhien” yang dilakoni Artis Nasional Ine Febrianti akan mengawali pelaksanaan puncak Kongres Peradaban Aceh (KPA) di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Selasa, 8 Desember 2015, pukul 20:00 – 22.00 WIB.
Juru Bicara KPA Reza Pahlevi kepada portalsatu.com, Minggu, 6 Desember 2015, malam, mengatakan, Monolog Cut Nyak Dhien yang diperankan artis Ine Febrianti diharapkan dapat menginspirasi generasi muda tentang perempuan Aceh yang gigih.
“Monolog Cut Nyak Dien diperankan Ine Febrianti. Nanti dipentas, Ine diiringi musik dari musisi musik klasik Yasin Burhan. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum,” kata Reza.
Disebutkan, pembukaan secara resmi Kongres Peradaban Aceh pada 9 Desember 2015 yang ditandai dengan pemukulan Rapa'i bersama oleh Menteri Pendidikan Anies Baswedan, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan ketua panitia Ahmad Farhan Hamid.
Puncak Kongres Peradaban Aceh yang mengusung tema “Memperkuat Bahasa di Aceh” akan menghadirkan 400 peserta dari berbagai belahan dunia dan ahli bahasa daerah dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Kongres dilakukan pada Desember 2015 sesuai kesepakatan peserta pra-kongres September 2015 lalu.[]