SIGLI—Aliansi Mahasiswa untuk Penegerian Unigha (AMPUH) adakan konvoi dan aksi damai penegerian Universitas Jabal Ghafur Gle Gapui (Unigha)-Sigli, Senin 19 Oktober 2015. 

Koordinator Aksi, Ismunandar, mengutarakan aksi ini merupakan sebuah upaya untuk menyampaikan aspirasi tentang mendesaknya penegerian Unigha sebagai jawaban atas tuntutan adanya pendidikan tinggi yang layak dan berkualitas di Kabupaten Pidie. 

“Mahasiswa dan masyarakat bersatu untuk satu kata, yakni penegerian Unigha,” kata Ismunandar.

Dikatakannya, massa yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat itu akan menempuh rute dari komplek Kampus Unigha di Gle Gapui menuju ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie.

“Konvoi dan aksi di DPR ini juga sebagai bentuk solidaritas antara masyarakat Pidie dengan mahasiswa Unigha dalam menanggapi keadaan Unigha yang tak kunjung berbenah,” kata dia lagi.

Penegerian Unigha, kata Ismunandar, adalah satu-satunya jalan keluar untuk terciptanya satu institusi pendidikan tinggi di Pidie yang berkualitas.

“Pun pada kenyataannya dulu, Unigha digagas dan didirikan oleh Pemkab Pidie,” ujar mahasiswa Fakultas Pertanian.

Beberapa lembaga yang tergabung dalam AMPUH terdiri dari organisasi mahasiswa Unigha, organisasi kepemudaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya. [] (mal)