Pasukan Polres Nagan Raya menyusuri pegunungan Singgah Mata di Kacamatan Beutong Ateuh Banggalang. Operasi yang dipimpin Kapolres AKBP Mirwazi itu untuk memusnahkan tanaman ganja.
Sejumlah kendaraan mengangkut 48 personel polisi bergerak dari Mapolres Nagan Raya ke Mapolsek Beutong, Selasa, 19 Juli 2016, sekitar pukul 08.30 WIB. Setengah jam kemudian, dua truk dan empat minibus ditumpangi pasukan polisitermasuk Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi, para pejabat polres dan dua wartawanmenuju pegunungan Beutong Ateuh Banggalang.
Rombongan turut dikawal tiga sepeda motor Babinsa Polsek Beutong. Memasuki tanjakan kedua di kawasan pegunungan Singgah Mata, sekitar 5 kilometer dari Polsek Beutong Ateuh, mobil double cabin yang ditumpangi Kabag Ops, Kapolsek Seunagan Timur dan beberapa personel polisi mengalami kendala di bagian stir.
Kabag Ops Polres Nagan Raya Kompol Burhanuddin keluar dari mobil, lalu menghampiri kendaraan Kapolres AKBP Mirwazi. Hana peu, cuma bacut kendala (tidak apa-apa, hanya sedikit kendala), lanjutkan perjalanan, kata Burhanuddin.
Rombongan melanjutkan perjalanan melewati pegunungan Singgah Mata. Dari gerbang perbatasan hutan lindung Nagan Raya, suasana asri dan alami sangat terasa. Papan informasi dan pengumunan untuk tidak merambah hutan dan menjaga hutan terpampang di pinggir jalan. Tampak pula peringatan berbahaya, jalan rawan longsor, dan petunjuk, sebaiknnya gunakan gigi satu (mobil).
Pukul 12.00 WIB, tim Polres Nagan Raya memasuki kawasan Beutong Ateuh Banggalang dan langsung menuju Gampong Ujong Blang. Dari gampong ini, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati area sawah masyarakat setempat. Terlihat kondisi sawah dan sungai yang tak terawat. Padahal, sungai itu dinilai memiliki potensi wisata arung jeram.
Coba disini dibuat dengan baik, dibangun penginapan pasti akan rame wisatawan yang akan berkunjung. tentunya dengan tetap mengedepankan adat istiadat dan qanun yang berlaku disini. Coba sungai itu dimanfaatkan menjadi lokasi uji nyali arung jeram, pasti bakalan maju disini, komentar seorang anggota rombongan.
Melewati sawah dan sungai menjadi tantangan ringan menuju lokasi ladang ganja. Ndan (komandan), dari sini saya kemarin hingga sampe ke lokasi hanya memakan waktu 1,5 jam, kata Kapolsek Beutong Iptu Banta Amat kepada Kapolres AKBP Mirwazi saat melihat anggota rombongan mulai kelelahan walau baru menempuh jarak sekitar 3 Km dari Gampong Ujong Blang.
Tantangan berat pertama mulai tampak di depan mata, bukit tinggi nan terjal. Kalau ada yang capek langsung berhenti, jangan dipaksa, bahaya nanti, ujar Iptu Banta Amat.