SIGLI – Pembangunan bendungan Tungkop, Kecamatan Batee, Pidie, dinilai belum menjawab kebutuhan masyarakat petani. Pasalnya bangunan sangat rendah sehingga debit air tertampung sedikit.
“Bangunan sangat rendah sehingga air meluap dari penampungan dan terbuang percuma. Sementara saat dibutuhkan air bagi petani untuk menggarap sawah tidak tersedia air,” kata Geuchik Desa Kareueng, Kecamatan Batee, Nasri Hamzah, kepada portalsatu.com Jumat, 20 November 2015.
Dia mengatakan bendungan yang sedang dibangun Pemerintah Aceh saat ini masih belum sesuai kebutuhan air untuk mengairi persawahan dua Kemukiman Pande dan Kemukiman Rungkoem, dengan taksiran lahan seluas 400 Hektar lebih. Dia juga mengaku selama ini petani di daerahnya sering gagal panen disebabkan kebutuhab air tidak cukup.