LHOKSUKON – Juru bicara Partai Aceh (PA) Wilayah Pase, Halim Abe, mengapresiasi pengibaran Bendera Bintang Bulan di perairan Pantai Iboih, Pulau Rubiah, Sabang, Minggu 29 November 2015, sekitar pukul 11.20 WIB. Pengibaran Bendera Bintang Bulan itu dilakukan oleh empat diver dari Kementerian Belia dan Sukan (KBS) Malaysia, tiga diver Scuba Weh Sabang dan satu diver wanita dari Kabupaten Aceh Utara.

“Pukul 12.08 WIB siang tadi saya mendapat Short Massage Service (SMS) dari seorang teman di Facebook. Ia adalah seorang gadis asal Aceh Utara yang bertugas sebagai guide dari KBS Malaysia,” kata Halim Abe kepada portalsatu.com.

“Bang Halim, aku kirim sesuatu ya,” tulis gadis tersebut dalam pesan Blackberry Messenger (BBM). 

Tak lama berselang dia mengirim sejumlah foto terkait adanya pengibaran Bendera Bintang Bulan di bawah air berikut keterangan Pantai Iboih, Pulau Rubiah, Sabang pukul 12.08 WIB.

“Terus terang saya terkejut dengan berita yang saya terima. Ternyata antusiasme dan kecintaan terhadap Bendera Bintang Bulan bukan hanya ada pada diri masyarakat Aceh. Tapi jauh di negeri seberang, Malaysia, kecintaan itu masih melekat dan bahkan diekspresikan dengan cara yang luar biasa,” kata Halim Abe.

Maka dari itu, lanjutnya, sudah selayaknya perkara Bendera Bintang Bulan segera diwujudkan sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 3 tahun 2013.

“Teriring salam dari kami untuk kawan-kawan divers dari KBS Malaysia. Semoga ikhtiar ini menjadi kebaikan untuk semua,” kata Halim Abe.

Dia turut menanyakan tujuan pengibaran Bendera Bintang Bulan kepada gadis tersebut. Secara singkat melalui pesan BBM, gadis itu menulis, “I love Aceh, brother.”[]