BANDA ACEH – Tidak seperti biasanya, Hotel Hermes Banda Aceh dijaga ketat personil TNI dan Polri, Sabtu, 14 November 2015, pagi. Setiap sudut kompleks hotel itu tampak aparat keamanan bersenjata laras panjang maupun pendek.

Sejumlah tamu penting, baik elite Aceh, Pemerintah Pusat dan beberapa negara sahabat terlihat di hotel itu. Mereka menghadiri konferensi internasional 10 tahun perdamaian Aceh. Itu sebabnya, Hotel Hermes menerapkan keamanan tingkat tinggi.

Setiap kendaraan yang masuk kompleks Hotel Hermes diperiksa pihak keamanan. Tanpa identitas yang jelas, tamu dilarang masuk. Petugas juga memeriksa barang bawaan tamu undangan, termasuk korek api sekalipun. Itu dilakukan untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Setelah melewati pemeriksaan itu, tamu peserta konferensi diminta melakukan registrasi dan diberikan tanda pengenal khusus yang harus digantungkan di leher. Sekitar pukul 08.30 WIB tadi, peserta konferensi yang hadir semakin ramai.[]