KRUENG MANE – Masyarakat Kreung Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, mengelar peringatan 11 tahun tsunami dengan doa bersama dan tausiah, di TPI Kuala Mane, Gampong Tanoh Anoe, Sabtu, 26 Desember 2016.

Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, sekitar 3.000 warga ikut doa bersama dan mendengarkan tausiah disampaikan Dr. H. Rusli Hasbi, M.A., guru besar UIN Syarif Hidayatullah.

Zulfadhli Adek, Ketua Panitia Peringatan 11 Tsunami, mengatakan, pihaknya juga menyantuni 200 anak yatim di kecamatan setempat. “Mengenang musibah tsunami ini kami harapkan harus menjadi agenda tahunan Pemerintah Aceh Utara dengan mengelar doa bersama dan menyantuni anak yatim piatu,” katanya.

Peringatan 11 tsunami ini dihadiri Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib alias Cekmad, Danrem 011 Lilawangsa, Danlanal, Dandim 0103 Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, anggota DPR Aceh Tarmizi dan  Azhari Cage, sejumlah anggota DPRK Aceh Utara, Muspika,  masyarakat termasuk nelayan di Krueng Mane.

Sementara itu, Rusli Hasbi dalam tausiahnya mengajak masyarakat Aceh meningkat kualitas beribadah kepada Allah dan berbuat baik  sebanyak-banyaknya untuk kepentingan masyarakat dan negara.

Bupati Cekmad dalam sambutannnya menyampaikan bahwa tsunami menjadi ujian bagi masyarakat Aceh. “Alhamdulillah, sudah kita lewati. Kita mengimbau masyarakat untuk meramaikan pengajian ba'da magrib dan mengajak anak muda untuk menjauhi narkoba,” katanya.[]