CARA mengimbangi antara kerja dengan kuliah, mahasiswi bernama lengkap Ita Purwita Sari sekaligus pedagang ini tak ambil pusing. Ia tetap fokus pada kuliah dan pandai membagi waktu.
Kalau kuliah harus fokus, kalau ada tugas kuliah buatnya setelah persiapan untuk jualan besoknya selesai, dan sedikit mencuri waktu istirahat. Meskipun sudah ngantuk tetap buat tugas, karena ini sudah kewajiban saya, kata mahasiswi penyandang indeks prestasi 3 ini.
Meskipun ia kuliah pada dua perguruan tinggi swasta di Aceh, sebelumnya Ita pernah mencoba dan mengikuti tes di Unsyiah sebanyak tiga kali. Namun, hasilnya belum memuaskan.
Saat mengikuti tes tersebut, saya memang kurang persiapan. Tetapi bagi saya ini tidak menjadi suatu masalah karena guru yang paling baik adalah pengalaman yang berharga, ujar pencinta musik ini.
Selain kuliah, Ita menyandang profesi pedagang yang membawa dagangannya di Kopelma Darussalam, Banda Aceh dan beberapa tempat lainnya. Kata Ita, banyak pengalaman yang dapat diambil hikmahnya.