SIGLI – Sebanyak 9.144 anak yatim yang masih bersekolah di tingkat SD/MI, SMP/ MTs dan SMA/MA di Kabupaten Pidie kembali menerima bantuan beasiswa tahap kedua tahun 2015 dari Pemerintah Aceh masing-masing sebesar Rp 900 ribu.
Pencairan beasiswa tahap kedua sebesar Rp 900.000 dari total yang diterima siswa yatim Rp 1.800.000 dilakukan Bank Aceh Cabang Sigli sejak Senin, 7 Desember 2015 hingga selesai semuanya. Untuk tahap pertama dicairkan Agustus lalu.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pidie, Ruslan, kepada portalsatu.com mengatakan beasiswa anak yatim jumlahnya beda dengan beasiswa miskin dan sumber anggarannya juga beda. Bantuan beasiswa miskin berasal dari Kementerian Pendidikan sedangkan beasiswa yatim dananya berasal dari Pemerintah Aceh.
“Untuk anak yatim per siswa Rp1,8 juta, sedang siswa miskin di bawah Rp 500 ribu per siswa,” katanya, Selasa, 8 Desember 2015.
Disinggung penilaian masyarakat terkait telatnya pencairan beasiswa yatim, Ruslan mengaku pihaknya hanya menyerahkan data penerima saja sedangkan proses pencairan dilakukan Bank Aceh langsung ke rekening penerima sehingga yang lebih tahu persoalan itu adalah pihak bank sendiri. “Sepengetahuan saya sudah dicairkan sejak Senin kemarin,” katanya.
Sementara itu, pihak Bank Aceh Cabang Sigli ketika dikonfirmasi portalsatu.com kemarin mengaku tidak dapat memberikan komentar.
“Pimpinan sedang berada di Banda Aceh, kami tidak ada wewenang memberi komentar, ” kata Ruli, karyawan bagian umum Bank Aceh Cabang Sigli.
Bantuan Beasiswa anak yatim dari Pemerintah Aceh tahun 2015 disalurkan melalui Bank Aceh. Namun hingga saat ini ribuan anak yatim di Kabupaten Pidie belum menerima dana tersebut.
Berdasarkan data dari Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pidie Ruslan S.Pd, sekitar 9.144 penerima sudah dikirimkan setelah dilakukan verifikasi ulang, “kita sudah melakukan pendataan anak yatim dari semua sekolah baik umum maupun agama yang totalnya 9.144 orang,” katanya.[]