IDI RAYEK Masyarakat menyayangkan kualitas pembangunan jalan di Gampong Buket (Bukit) Juara, Kecamatan Idi Rayeuk. Pasalnya, jalan yang baru selesai dikerjakan akhir Januari 2016,…
IDI RAYEK Masyarakat menyayangkan kualitas pembangunan jalan di Gampong Buket (Bukit) Juara, Kecamatan Idi Rayeuk. Pasalnya, jalan yang baru selesai dikerjakan akhir Januari 2016, kini sudah rusak.
Pantauan portalsatu.com, beberapa titik badan jalan tampak retak seperti terbelah dua. Geuchik Bukit Juara Budiman saat dikonfirmasi via telepon selelurnya, Senin, 2 Mei 2016, membenarkan jalan di gampong itu sudah mulai rusak di beberapa tempat.
Memang benar jalan itu ada yang rusak, kondisi badan jalan beberapa tempat memang sudah ada yang retak,” katanya.
Gechik Budiman menambahkan, kerusakan jalan tersebut telah dilaporkan pihak gampong kepada rekanan pelaksana proyek tersebut untuk direhabilitasi kembali. Namun sampai hari ini, kata dia, belum kunjung direhab, sehingga dikhawatirkan kondisi kerusakan semakin parah.
“Saya selaku geuchik sudah menyampaikan permasalahan ini kepada rekanan proyek itu, namun kata mereka dalam pekan ini jalan itu akan direhab kembali,” katanya.
Budiman menjelaskan, jalan yang baru selesai dikerjakan lima bulan lalu seyogyanya dibangun dengan lebar 4 meter dan panjang 1.500 meter. Tapi ini dibangun dengan lebar 3,2 meter dan panjang 700 meter. Saya
tidak paham kenapa demikian, sebaiknya ditanyakan langsung sama dinas atau kontraktornya, ujarnya.
Salah seorang warga saat melintasi jalan tersebut mengatakan, Masak jalan ban barosa baro lheuh dipeugot, jinoe ka rusak, kiban dipeugot jalan gampong kamoe nyoe.
Warga yang enggan menyebut namanya itu meminta kepada pelaksana proyek tersebut untuk bertanggung jawab. Tulong peugah bak awak peugot jalan nyoe siat, bek peugot cilet-cilet lah, beuna tanggong jaweub bacut,” katanya.
Informasi dihimpun portalsatu.com, pembangunan jalan Gampong Bukit Juara tersebut sumber dana Otsus 2015 dengan nilai kontrak sekitar Rp1,7 miliar. Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari dinas terkait maupun rekanan pelaksana proyek tersebut.[]