BANDA ACEH Lembaga Balai Bahasa Provinsi Aceh kemarin mengadakan survey kebutuhan fasilitas apresiasi sastra yang dibuat dalam sebuah seminar khusus, Rabu, 2 Desember 2015.
Seminar tersebut menghadirkan tiga narasumber yaitu Wakil Balai Bahasa Provinsi Aceh Ibrahim Sembiring, perwakilan dari Pusat Pembinaan Bahasa Luk Anik Mayani dan sastrawan Aceh Sulaiman Juned.
Kegiatan ini dihadiri para peserta yang berasal dari sejumlah komunitas seperti Forum Lingkar Pena, Komunitas Perkabaran dan Sastra Sekolah Hamzah Fansuri dan beberapa komunitas lainnya.
Survey ini dilakukan untuk mendata berapa banyak komunitas di Aceh yang berkecimpung dalam membangun sastra. Setelah dilakukan survey baru nantinya akan difasilitasi sesuai program yang diajukan ke Pemerintah pusat.
Menurut keterangan Luk Anik Mayani, pihaknya akan mengusahakan memberikan fasilitas apresiasi kepada komunitas sesuai kegiatan yang mereka adakan setelah survey dilakukan.
“Tapi fasilitas ini tidak bisa langsung ada, karena kami bekerja sesuai dana yang masuk. Setelah melakukan survei ini, kami ingin agar hasil dari survei ini bisa dilanjutkan, tapi jika dana yang keluar selanjutnya kembali ditugaskan untuk kembali melakukan survei, maka kami hanya bisa melakukan survei lagi,” katanya.[]
Laporan Fira Zakya di Banda Aceh