BANDA ACEH – Mantan Menpan-RB, Azwar Abubakar, mengatakan masih ada ruang untuk memperbaiki agar anggaran tepat sasaran sehingga dana tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut dikatakannya di sela-sela acara diskusi Publik bertajuk “Urgensi Pemberdayaan Ekonomi Terhadap Perdamaian Aceh” yang digelar Center Of Publik Policy And Development Studies Aceh (CPSD@Aceh) di Banda Coffee, Rabu, 24 Agustus 2016.
Menurut Azwar Abubakar, dana yang masuk ke Aceh itu banyak. Akan tetapi masih banyak ruang untuk memperbaiki agar anggaran berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“(Salah satunya) dengan mengukur manajemen kerja yang benar karena setiap sektor itu ada target dan inputnya,” kata Azwar Abubakar.
Menurutnya jika kebijakan dan peluang tidak dimanfaatkan, maka akan berdampak pada kesejahteraan dan keamanan besok.
“Jadi keamanan bukan tergantung pada gubernur ke depan, akan tetapi pada gubernur kemarin dan hari ini, karena dana input itu terbatas jadi kalau tidak dimanfaatkan maka akan berdampak. Aceh kritis untuk itu karena sering terjadi ketidakadilan, pertimbangan ekonomi dan orangnya juga bringas,” kata Azwar.
Dia mengatakan membangun tata kelola pemerintah Aceh haruslah dengan baik, terbuka, melayani dan dalam mengangkat pejabat berdasarkan keahlian. Menurutnya, kemampuan dan integritas (amanah) ini harus melaui good governance dengan cara akuntabel, transparan dan bebas korupsi sehingga pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha merit system.
“Kemudian memilih dan memilah program terpadu yang dapat menggerakan program pembangunan di seluruh Aceh. Merencanakan dan melaksanakan program yang berbasis kinerja atau manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai program yang dibuat tidak berbasis fungsi (sektoral) tapi berbasis target/kinerja-output, outcome, impact,” katanya.
Dia menambahkan memelihara dan meningkatkan kualitas perdamaian dan keamanan sangat penting. “Agar terbangun iklim usaha yang kondusif sehingga terbuka lapangan kerja yang luas bagi masyarakat,” katanya.[](bna)