LANGSA –  Anggota DPRK Kota Langsa Syamsuri AMK mengingatkan jangan sampai ada kolusi dan nepotisme dalam rekrutmen tenaga lokal pendamping desa.

“Saya berharap panitia benar-benar selektif tanpa adanya unsur kolusi dan nepotisme sehingga nantinya menghasilkan tenaga pendamping yang berkualitas dan mampu bekerja dengan baik,” ujar Syamsuri kepada portalsatu di Langsa, Kamis 5 November 2015.

Syamsuri menekankan, dana desa harus digunakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Juknis alokasi terkait program atau kegiatan dengan sasaran meningkatkan produktivitas desa, kata dia, diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. “Terutama masyarakat menengah ke bawah,” katanya.
 

Jika ada indikasi pemotongan atau meminta fee, lanjut dia, maka pihak yang merasa dirugikan mesti segera melapor. “DPRK yang memiliki fungsi pengawasan turut memonitor penggunaan dana desa ini, karena yang kita harapkan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ketua Partai NasDem Kota Langsa ini.[]