KETIKA kita menonton TV, remote selalu kita pegang atau diletakkan di dekat kita. Saat iklan lewat biasanya kita cepat-cepat ganti channel. Demikian pula ketika filmnya tidak bagus, tidak menarik, maka kita akan mencari channel yang lain.

Lebih dari itu, ketika ada gangguan sinyal di channel yang sedang ditonton biasanya kita berupaya memperbaikinya atau mencari channel yang sinyalnya baik. Perilaku tersebut di atas adalah rata-rata terjadi pada siapapun dan di manapun. Itu semua dilakukan demi kesenangan dan kebahagiaan.

Dalam layar kehidupan kita, seringkali ada “iklan” lewat, menggoda kita dengan berbagai godaan, tawaran, dan janji yang melenakan kita dari kebutuhan kita sesungguhnya. Lalu, mengapa tidak kita cepat ambil remote kehidupan kita untuk mengganti channel. Mengapa kita terus penasaran, terbuai dan terbujuk dengan iklan itu sehingga melalaikan apa yang sesungguhnya harus kita miliki?

Dalam layar kehidupan kita, seringkali ada “film-film buruk,” “sinetron menyedihkan,” atau gambar-gambar negatif yang memuakkan. Lalu, mengapa kita tidak cepat-cepat mengambil remote kita dan menggantinya dengan channel yang lain yang baik, membahagiakan dan bersifat positif? Bukankah kita merdeka untuk mengganti channel layar kehidupan kita?

Aktiflah selalu mencari channel kehidupan yang baik, menyenangkan, membahagiakan. Channel seperti itu sangat banyak jumlahnya. Jangan buang waktu dengan menonton banyak iklan dan gambar serta filem tak bermutu yang menyedihkan.

Cepat pegang remote layar kehidupan kita. Remote itu adalah DZIKIR dengan bermacam lafadznya, ibadah dengan beragam bentuknya, serta amal shalih dengan beraneka jenisnya. Salam, AIM. [](KH Ahmad Imam Mawardi/inilah.com)