BANDA ACEH – Puluhan pemuda tergabung dalam Solidaritas Peduli Simeulue (Solusi) melanjutkan aksinya ke gedung DPRA. Aksi untuk menolak program transmigrasi ke wilayah Simeulue, digelar di depan kantor gubernur dan DPR Aceh, Selasa, 22 Desember 2015.

“Kami menolak program ini, karena masyarakat Simeulue masih berada di bawah garis kemiskinan, malah ditambah dengan transmigran dari pulau sana,” ucap koordinator aksi, Adil Haq ditemui portalsatu.com di sela-sela aksi.

Adil mengatakan, jika Pemerintah dan DPR Aceh tidak merespon aksi Solusi, pihaknya bersama warga Siemelue lainnya akan mengerahkan massa yang lebih besar untuk menuntut pembatalan program tesebut.

“Program ini sama sekali tidak dibicarakan dengan rakyat. Jika petisi kami tidak digubris maka kami akan membawa massa yang lebih banyak,” kata Adil.

Aksi tersebut berlangsung aman walau sempat terjadi “adu mulut” antara petugas Satpol PP dan demostran.[] (idg)