BANDA ACEH – Sepeda motor zaman baholak masih ngejoss itu luar biasa. Demikian kata Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Agus Kriswanto di hadapan seratusan anggota Komunitas Club Motor Antik Custom dan Mobil VW di rumah dinasnya jalan Prof. Majid Ibrahim, Kecamatan Baiturrahman Kota Madya Banda Aceh, Kamis 24 Desember 2015.
Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota klub dan komunitas yang hadir dalam acara silaturahmi di kediamannya tersebut.
Saya sangat senang melihat ini, sepeda motor zaman baholak dimodifikasi dan hasilnya luar biasa, masih ngejoss dan jadi barang lirikan semua orang yang melihatnya, kata Agus.
Selain itu, Pangdam IM mengatakan, setiap masyarakat diperbolehkan ke rumahnya karena merupakan rumah masyarakat juga. Ia berharap kepada kawan-kawan yang mempunyai keahlian dan kreatifitas dalam merawat sepeda motor tua antik supaya terus dijaga dan dilanjutkan kegiatan serupa.
Ini suatu kebanggaan bagi kita pecinta motor antik dan customs, sesuatu yang bagus dibuat bagus itu biasa, tetapi sesuatu yang tidak bagus menjadi bagus, itu luar biasa,'' katanya.
Pangdam mengatakan, dirinya tidak berpolitik dan tidak mungkin untuk mencalonkan gubernur. Ia mengharapkan masyarakat bisa menjaga kekompakan antara sesama pecinta dan pengendara sepeda motor serta menjaga kekompakan dalam beroganisasi.
Jalinlah komunikasi yang baik sehinga tercipta daerah yang damai demi menjaga ke utuhan negara yang kita cintai ini, katanya.
Dalam acara tersebut, Pangdam memberikan apresiasi dan hadiah kepada 56 orang anggota club dan komunitas yang memiliki kreatifitas dan merawat dan memodifikasi sepeda motornya.
Acara silaturahmi bareng Komunitas dan Cub motor antik tersebut turut dihadiri Irdam Kol Inf Suharjono, Perwira Ahli Kolonel Inf Iwan, Asintel Kolonel Inf Andi Roesdiprijatna, Aster Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, Aslog Kolonel Czi Suprayogi, Danpomdam Kolonel Cpm Yuri Nuryanto, Kapendam Kolonel Inf Mahfud, Kabintal Kolonel Caj Drs Ahmad Husein, M.A., Katopdam Kolonel Ctp Soehardjito, Kainfolahta Kolonel Inf Mathohar Simonrangkir, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Riswanto, Kahubdam Kolonel Chb Tri Haryono, dan 100 para rider pecinta motor antik dan customs dari dari berbagai jenis dan type motor se-Kota Madya Banda Aceh dan sekitarnya.[]