TAKENGON – Sejarah layanan kesehatan, khususnya penyakit jantung, ditorehkan Kabupaten Aceh Tengah menyusul diluncurkannya Layanan Laboratorium Kateterisasi Jantung di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon, Senin, 16 Agustus 2016. Peluncuran dilakukan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin.
Layanan kateterisasi jantung di tingkat kabupaten dan kota tersebut dinilai oleh Konsultan Penyakit Jantung Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, DR. dr. Muhammad Yamin sebagai yang pertama di luar Jawa.
“Patut dibanggakan untuk di luar Jawa yang punya pelayanan jantung sampai tindakan kateterisasi, Aceh Tengah atau Takengon yang pertama,” ujar Yamin yang sengaja hadir untuk menyaksikan peluncuran unit Lab Kateterisasi di Aceh Tengah itu.
Menurutnya, bahkan ada provinsi di Indonesia yang belum memiliki unit layanan Lab Kateterisasi, padahal unit tersebut dapat menjadi layanan unggulan kesehatan masyarakat.
“Semua sangat tergantung pada visi pimpinan daerahnya, karena keberadaan unit layanan kateterisasi diperlukan di daerah berkenaan dengan penyakit jantung yang perlu penanganan segera,” kata Yamin.
“Penyakit jantung itu tidak bisa menunggu, seperti umumnya penyakit lain, waktu maksimal penanganan penyakit jantung perlu 6 jam, sementara 2 jam pertama 50 persen otot jantung sudah mati, jadi perlu kecepatan,” katanya.