TERKINI
TAK BERKATEGORI

Diduga Tidak Ditangani Puskesmas, Balita Penderita Sesak Napas Meninggal Dunia

LHOKSUKON - Muhammad Reza, 16 bulan, asal Gampong Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, meninggal dunia dalam gendongan ibunya, Minggu, 10 April 2016 dini…

NUSI P SEURUNGKENG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 896×

LHOKSUKON – Muhammad Reza, 16 bulan, asal Gampong Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, meninggal dunia dalam gendongan ibunya, Minggu, 10 April 2016 dini hari. Balita yang menderita sesak napas itu dikabarkan meninggal setelah pihak Puskesmas Seunuddon menolak menanganinya dengan dalih tidak ada selang oksigen.

Hal tersebut disampaikan Razali, 45 tahun, ayah kandung Muhammad Reza, kepada portalsatu.com, Selasa, 12 April 2016. Dia membawa anaknya ke Puskesmas karena mengalami sesak napas dengan tubuh membiru.

“Petugas medis yang ada mengatakan tidak bisa menangani karena di Puskesmas tidak ada selang oksigen. Tanpa memberi surat rujukan ia menyarankan untuk membawa anak saya berobat ke tempat praktek di Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye,” ujarnya.

Razali mengatakan sepeda motor yang dikendarai saat itu kehabisan bensin, sehingga ia dan istri (Rohani) hanya membawa anaknya ke bidan di Ulee Rubek Timu. Namun bidan mengatakan anaknya telah meninggal dunia sebelum tiba di lokasi.

“Kemungkinan besar anak saya meninggal di gendongan ibunya dalam perjalanan sepulang dari Puskesmas. Kami sangat kecewa dengan pihak Puskesmas Seunuddon. Anak saya yang sudah sekarat ditolak, bahkan dipegang saja tidak,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu dia juga sempat membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) karena mengalami demam. “Kala itu anak saya setelah diperiksa hanya diberikan obat tanpa dijelaskan apa penyakit yang dideritanya,” kata Razali. [](bna)

NUSI P SEURUNGKENG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar