LHOKSUKON Kepala Puskesmas Seunuddon, Zaituni, membantah pihaknya telah menolak menangani pasien Muhammad Reza, 16 bulan, asal Gampong Ulee Rubek Barat, kecamatan setempat. Menurutnya, ayah balita itu menolak saat anaknya hendak dipasang alat bantu pernapasan (tabung oksigen).
Pasien menderita bocor jantung bawaan hingga mengalami sesak napas. Saat dibawa ke Puskesmas, Minggu, 10 April 2016 sekitar pukul 03.30 WIB, kondisi tubuhnya sudah membiru. Saat itu di UGD terdapat tiga petugas medis yang menyarankan agar pasien dipasang oksigen, namun ayahnya menolak, kata Zaituni kepada portalsatu.com, Selasa, 12 April 2016.
Menurutnya, balita itu tidak sempat dirawat di Puskesmas karena keluarga memilih membawa pulang karena menolak dipasang oksigen.