LHOKSEUMAWE- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda (DPD Garda) NasDem Aceh Utara Mahadir Buloh mengharapkan pilkada 2017 yang akan dilaksanakan serentak terbebas dari politik provokatif yang berujung perpecahan masyarakat.
Belajar dari pemilihan sebelumnya, pilkada 2006, pemilu 2009, pilkada 2012 dan pemilu 2014, ada dua hal penting yang seyogyanya bisa dikurangi kalaupun tidak bisa dihilangkan sama sekali. Yaitu, tindakan kekerasan serta angka kematian pemilih dan timses. Selanjutnya, soal tuduh-tuduhan provokatif yang berujung pada perpecahan serta timbulnya konflik horizontal karena berbeda dukungan, kata Mahadir Buloh kepada portalsatu.com, Sabtu, 19 Maret 2016.
Menurut Mahadir, menjelang pilkada Aceh berbagai persiapan telah dilakukan oleh partai politik, baik penentuan arah koalisi maupun penjaringan terhadap calon gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota.