LHOKSUKON – Sejak lulus Akademi Kebidanan STIKES Cut Nyak Dhien Langsa 2012 lalu, gadis cantik ini mengabdikan diri di RS Rehabilitasi Medik Peureulak. Kini telah berganti nama menjadi RSUD Sultan Alaidin Saed Maulana Abdul Aziz Syah Peureulak.
Layaknya bidan pada umumnya, Tri Harmi Jayanti, 25 tahun, yang kerap disapa Tari ini selalu tampil anggun dan feminim dengan seragam dinas serba putih yang dipadu hijab.
Selain telaten dalam pekerjaannya, gadis berkulit putih ini juga piawai berlenggak-lenggok di atas catwalk. Bahkan ia juga menjadi perwakilan Aceh ke Jakarta setelah menyisihkan model lainnya dalam ajang pencarian bakat Indonesian Model 2014. Namun apa daya, orang tuanya kala itu tidak mengizinkan ia berangkat ke Jakarta.
“Atas beberapa alasan dan pertimbangan, kala itu orang tua tidak mengizinkan saya berangkat ke Jakarta. Sehingga langkah saya terhenti di situ. Sebelumnya saya juga pernah mengikuti pemilihan Agam Inong Aceh Timur 2008. Kala itu saya hanya mendapat Juara Harapan. Saya juga mengikuti beberapa event lain, seperti Putri Bungong dan fashion show busana muslim,” kata Tari kepada portalsatu.com, Senin, 29 Februari 2016.